Apalagi urusan perasaan Cinta bisa berganti benci Percaya memudar berganti kusam ragu Pun komitmen menipis berubah jadi lupa Tapi aku akan tetap di sini Meyakini bahwa Besok pagi, malam pun akan berganti siang Mawar baru akan merekah ulang Dan hujan berikutnya pasti kan datang Kau sungguh boleh pergi Buku ini adalah buku kedua kumpulan sajak Tere Liye dengan ilustrasi terbaiknya…
Dalam “Pembesaran Foto” (salah satu cerpen dalam buku ini), Cortázar memakai produksi mekanis sebuah proses fotografi untuk menciptakan kejutan dalam bentuk kekerasan objektif dalam pikiran protagonis-borjuisnya. Kekerasan objektif ini hadir sebagai ekses dari keterasingan yang kontemplatif, yang menampilkan kekerasan sebagai realitas sosial. Kengerian yang dihasilkan oleh gambar-gambar da…
Ada cinta yang tak pernah pupus. Cinta tulus yang tak akan putus. Ada waktu yang kita rindu. Saat pulang dan saat pergi. Pulang dinantikan. Pergi dirindukan. Ada doa yang tak bersuara. Dari lirih yang tak terdengar. Ada senyum dalam keriput. Yang tak luput kita liput. Ada harap yang tak terungkap. Lewat sikap yang tersingkap. Waktu bergulir dengan pasti. Tak akan cukup untuk berb…
Tetukong adalah anak penggembala ternak. Persis pada ulang tahunnya yang ke-12, ia harus melewati ujian yang penting sekali bagi sukunya. Apa itu? Menunggang layang-layang! Wah, suku mereka hebat sekali. Mereka tidak menggiring ternak dengan cara biasa, melainkan dengan menaiki layang-layang besar. Sayangnya, Tetukong punya rahasia yang membuatnya kesulitan melewati ujian tersebut. Tapi ia ingi…
Time heals nothing. Frasa itu yang kami pilih untuk menjadi pembuka buku ini. Selama ini, ada konsepsi bahwa luka batin akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Bahwa pada akhirnya kita akan mampu memaafkan orang-orang yang telah menyakiti hati kita. Bahwa trauma kita akan hilang. Bahwa kita akan baik-baik saja. Tapi, itu semua keliru. Menyembuhkan luka batin bukanlah pekerjaan …
Novel Di Balik Dinding Penampungan: Kisah Nyata Tenaga Kerja Wanita di Luar Negeri ini bercerita tentang “Aku” yang mengagungkan Tanah Suci sebagai tempat suci. Oleh karena itu, “Aku” tidak berani menolak lamaran laki-laki yang baru ia kenal di sana. Ternyata, hati yang suci dan agung itu dinodai oleh laki-laki yang menghilang di saat pernikahan sudah siap dilaksanakan. Akhirnya, “Aku…
Menulislah, karena dengan menulis maka kita sedang mengukir nama kita pada tinta emas sejarah kehidupan kita. Setiap orang dapat menulis, bila mempunyai niat yang kuat. Tetapi kapan niat yang kuat itu ada? Kapan kita akan memulai menulis? Kapan kita dapat konsisten untuk menulis satu atau dua halaman setiap hari disela kesibukan kita? Banyak tokoh-tokoh besar yang mempunyai kegiatan super sibuk…
"Kamu tuh udah gede!" kata bokap akhirnya. "Bertanggung jawab dong sama diri kamu sendiri." "Ngomong apa sih?" jawab gue kesal. "Satu kali pun Ayah enggak pernah peduli sama apa yang aku kerjain." Elang, seorang stand up comedian yang belum sukses, tidak punya hubungan yang baik dengan ayahnya. Bagi Elang, sang ayah terlalu sibuk bekerja dan tidak pernah ada untuknya. Meski masih tinggal …
Novel ini menceritakan kisah Adamus Sutekh, seorang Mogadorian yang membelot dari kaumnya setelah mengalami perubahan hati. Dalam usahanya untuk menebus masa lalunya, Adam menyelidiki keberadaan Sam Goode dan ayahnya, Malcolm, yang diyakini ditawan oleh Mogadorian. Ia mempertaruhkan nyawanya untuk menyusup ke markas musuh demi menyelamatkan mereka, sekaligus menemukan kebenaran yang selama ini …
Seperti musim yang selalu berganti,isi dari buku ini juga mengingatkan manusia dengan segala perannya. Entah sebagai makhluk Tuhannya,sebagai anak,sebagai orangtua,sebagai teman dari manusia lain,bahkan sebagai orang asing di kehidupan orang lain. Kita benar2 diingatkan akan peran kebermanfaatan kita lewat judul dan musim yang berbeda di tiap halamannya. . "Satu hal dalam hidup ini yang sela…