Prasetyo adalah seorang pelukis kaligrafi yang bercita-cita untuk menginjakkan kaki di tanah suci. Namun, dengan penghasilannya sekarang, cita-cita tersebut tampaknya mustahil. Maka, menjadi TKI adalah pilihan paling masuk akal, karena selain bisa mencari kesempatan untuk umroh dan haji, ia pun bisa tetap mencari nafkah bagi keluarganya. Untuk bertahan, Prasetyo bukan saja harus berkali-kali…
Temukan dia yang pandai merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, dan apa yang dimilikimu. Karena kebahagiaan tidak datang dari kalkulasi untung dan rugi dalam mencintai. Kebahagiaan senantiasa hadir dalam syukur. Salah satu dari perkataan yang umum di masyarakat adalah bahwa jodoh, rezeki, ajal (kematian) dan perceraian adalah takdir dari Tuhan, benarkah demikian? Jawabannya adalah Ya, betu…
Katanya, yang terbaik adalah menjadi diri sendiri. Katanya juga, menjadi diri sendiri membuatmu istimewa. Nyatanya, orang-orang suka mengatur seenaknya. Seringnya, yang tak mereka suka akan mereka cerca. Rasanya, Uttam dan Amanda ingin membuktikan kepada dunia, bahwa sedikit berbeda tak akan merugikan siapa-siapa. Mereka saling menggenggam, bersama menggantungkan harapan. Sayangnya, manusia mem…
Ada dua hal yang selalu mengemuka dalam tulisan-tulisan Agustinus Wibowo. Yaitu, perjalanan dan kepulangan. Dalam sebagian besar tulisannya, dia membawa serta para pembacanya pada pencarian identitas berupa perjalanan untuk mencari makna rumah. Tempat-tempat yang dikunjungi Agustinus bukanlah tempat-tempat yang nyaman, tenang, atau bahkan indah dalam kacamata tamasya. Tempattempat itu sering…
Greta adalah seorang pelajar di Swedia. Dia anak yang pendiam, selalu duduk di belakang dan jarang berbicara. Akan tetapi, Greta selalu berpikir tentang perubahan iklim dan bertanya-tanya apakah dia akan mempunyai masa depan. Freta menyadari bahwa dia bisa melakukan perubahan. Dia mulai berpikir jika orang dewasa tidak akan melakukan sesuatu untuk masa depan, anak-anaklah yang harus melakukan p…
Dalam “Pembesaran Foto” (salah satu cerpen dalam buku ini), Cortázar memakai produksi mekanis sebuah proses fotografi untuk menciptakan kejutan dalam bentuk kekerasan objektif dalam pikiran protagonis-borjuisnya. Kekerasan objektif ini hadir sebagai ekses dari keterasingan yang kontemplatif, yang menampilkan kekerasan sebagai realitas sosial. Kengerian yang dihasilkan oleh gambar-gambar da…
Tetukong adalah anak penggembala ternak. Persis pada ulang tahunnya yang ke-12, ia harus melewati ujian yang penting sekali bagi sukunya. Apa itu? Menunggang layang-layang! Wah, suku mereka hebat sekali. Mereka tidak menggiring ternak dengan cara biasa, melainkan dengan menaiki layang-layang besar. Sayangnya, Tetukong punya rahasia yang membuatnya kesulitan melewati ujian tersebut. Tapi ia ingi…
Time heals nothing. Frasa itu yang kami pilih untuk menjadi pembuka buku ini. Selama ini, ada konsepsi bahwa luka batin akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Bahwa pada akhirnya kita akan mampu memaafkan orang-orang yang telah menyakiti hati kita. Bahwa trauma kita akan hilang. Bahwa kita akan baik-baik saja. Tapi, itu semua keliru. Menyembuhkan luka batin bukanlah pekerjaan …
Novel Di Balik Dinding Penampungan: Kisah Nyata Tenaga Kerja Wanita di Luar Negeri ini bercerita tentang “Aku” yang mengagungkan Tanah Suci sebagai tempat suci. Oleh karena itu, “Aku” tidak berani menolak lamaran laki-laki yang baru ia kenal di sana. Ternyata, hati yang suci dan agung itu dinodai oleh laki-laki yang menghilang di saat pernikahan sudah siap dilaksanakan. Akhirnya, “Aku…
Seperti musim yang selalu berganti,isi dari buku ini juga mengingatkan manusia dengan segala perannya. Entah sebagai makhluk Tuhannya,sebagai anak,sebagai orangtua,sebagai teman dari manusia lain,bahkan sebagai orang asing di kehidupan orang lain. Kita benar2 diingatkan akan peran kebermanfaatan kita lewat judul dan musim yang berbeda di tiap halamannya. . "Satu hal dalam hidup ini yang sela…